This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, December 10, 2011

Konsep Sehat, Kudu Sehat !!



Konsep hidup sehat H.L.Blum sampai saat ini masih relevan untuk diterapkan. Kondisi sehat secara holistik bukan saja kondisi sehat secara fisik melainkan juga spiritual dan sosial dalam bermasyarakat. Untuk menciptakan kondisi sehat seperti ini diperlukan suatu keharmonisan dalam menjaga kesehatan tubuh. Dalam Teorinya H.L Blum menjelaskan ada empat faktor utama yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Keempat faktor tersebut merupakan faktor determinan timbulnya masalah kesehatan.

Keempat faktor tersebut terdiri dari:
1.     Faktor perilaku/gaya hidup (life style)
2.     Faktor lingkungan (sosial, ekonomi, politik, budaya)
3.     Faktor pelayanan kesehatan (jenis cakupan dan kualitasnya) 
4.     Faktor genetik (keturunan)
Keempat faktor ini, sangatlah berkaitan erat. bila salah satu dihilangkan, konsep sehat tidak sempurna. Dapat dibayangkan bila ternyata pelayanan kesehatan sudah berjuang maksimal untuk mendirikan konsep sehat, namun orang yang menjadi tujuan mempunyai perilaku yang kurang baik, maka lagi-lagi, konsep sehat tidak akan terealisasi. Di zaman yang semakin maju seperti sekarang ini maka cara pandang kita terhadap kesehatan juga mengalami perubahan. paradigma sakit untuk sembuh dalam bidang kesehatan hanya dipandang sebagai upaya menyembuhkan orang yang sakit dimana terjalin hubungan dokter dengan pasien (dokter dan pasien). Namun sekarang konsep yang dipakai adalah paradigma sehat, dimana upaya kesehatan dipandang sebagai suatu tindakan untuk menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan individu ataupun masyarakat (SKM dan masyarakat).
Perilaku menjadi hal yang utama dalam realisasikan program kesehatan yang berlandaskan teori Blum. Bila peran pemerintah sudah menyeluruh namun perilaku dari diri sendirinya masih belum cukup baik, maka pola kesehatan yang optimal ini akan sulit tercapat.
Bila ditinjau ulang dalam segala aspek, hidup seseorang itu ditentukan oleh berbagai faktor. Faktor tersebut meliputi faktor eksternal dan internal. Dari namanya saja, internal, merupakan segala sesuatu yang berarti mengarah ke dalam diri kita. Faktor internal menjadi momok dari segala perubahan seseorang. Disamping hal itu, ada faktor yang bisa menjadi dominan dan mampu merubah diri kita yaitu, faktor eksternal.
Faktor ini menyumbangkan banyak perubahan dalam konsep kesehatan. Bahkan ada pepatah yang mengatakan, sikap seseorang ditentukan oleh lingkungannya. Bila lingkungan kita kondisikan sedemikian rupa, maka pola kesehatan yang jadi pembiasaan akan terbiasa.
Faktor selanjutnya yaitu faktor pelayanan kesehatan. Dalam kesehatan, sebuah sistem perlu sebuah fasilitas dalam merealisasikan proses menuju perealisasian pola sehat. Fasilitas ini meliputi hal-hal yang mendukung ke arah kesehatan. Contohnya, program sosialisasi KB, program sosialisasi PHBS (pola hidup bersih dan sehat), dan program-program yang lainnya. Perlunya sikap pemerintah dalam publikasi kesehatan melalui pelayan kesehatan secara langsung sangatlah berarti.
Masih banyak faktor-faktor yang dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat. Masih banyak faktor yang dapat mengarahkan kita menjadi masyarakat yang sehat. Dan masih banyak pula manusia yang peduli terhadap kesehatan.
Kesimpulannya, konsep ini jangan menjadi ucapan atau sebatas teori belaka. Perlu implikasi yang bisa membuat segala hal yang berbau kesehatan dapat tercipta.
Maka dari itu, untuk merealisasikan konsep sehat, kita sebagai agent of change kudu sehat.
Konsep sehat ya Kudu Sehat !!

Friday, December 9, 2011

download IDM

Halo...

anda butuh perangkat yang bisa menjadi solusi dalam download apapun itu biar ga lemot.
IDM adalah solusinya...

lumayan..bisa nambah kecepatan dikit...
selain itu..perangkat yang cukup portable mengijinkan IDM menjadi alat pemanja pengguna internet dan para downloader..

silahkan unduh yang versi portable nya..
Download di sini

selamat mencoba ya...
semoga bermanfaat..

Tuesday, December 6, 2011

Tak Ada Betadine, Kopipun Jadi


clip_image002
clip_image003Kehidupan manusia takkan pernah terlepas dengan yang namanya kecelakaan. Apakah sifatnya kecelakaan yang mengancam nyawa atau bahkan kecelakaan yang sifatnya minor (kecil). Kecelakaan ini sangat mungkin dapat menimbulkan sebuah luka. Luka sendiri sangat banyak jenisnya. Terlepas dari luka yang diakibatkan oleh kecelakaan, banyak sekali jenis luka yang sering kita temukan dikehidupan sehari seperti, luka benda tumpul (misalnya, terjedug, terpukul, atau mungkin terjatuh) dan luka benda tajam (misalnya, tertusuk pisau, tertusuk jarum, dan lain-lain).
Luka sendiri biasanya akan memakan waktu yang cukup lama dalam proses penyembuhannya. Seringkali kita sebagai manusia sangat tidak biasa melihat luka begitu saja terbuka. Potensi untuk terjadinya infeksi sekunder sangatlah mungkin. Infeksi ini selain membuat penyembuhan luka menjadi semakin lama, pun akan menyebabkan rasa yang tidak enak dipandang dan dirasa oleh penderitanya.
Kebiasaan yang terjadi bila kita melihat luka khususnya luka terbuka, maka hal utama yang akan dilakukan adalah mengambil kotak p3k khususnya betadine dan mengoleskannya dibagian luka. Betadine yang kadang ditemukan dengan nama povidone iodine mempunyai kemampuan sebagai mircrobicide atau antiseptic yang bisa digunakan untuk membunuh kuman-kuman yang dapat menyerang daerah luka.
Betadine kerap digunakan sebagai first line use jika terdapat luka, karena kemampuannya yang dapat mencegah infeksi dari kuman-kuman yang ada. Maka dari itu, betadine dijadikan atau digolongkan pada obat-obatan pada pertolongan pertama.
Namun tahukah anda, sebenarnya jika suatu saat betadine ini tidak tersedia di kotak obat p3k kita, masih ada cara lain untuk menangani atau mencegah infeksi pada keadaan luka ?
Betadine bukan satu-satunya obat yang dapat mencegah infeksi pada luka yang terjadi pada suatu bagian tubuh kita. Ternyata hasil penelitian yang dilakukan oleh salah satu guru besar universitas kedokteran Universitas Padjajaran (UNPAD) sekaligus dokter ahli bedah pembuluh darah Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, menemukan dalam penelitiannya bahwa kopi bisa digunakan sebagai obat pencegah infeksi dan sekaligus mempercepat pengeringan pada saat luka. Tidak hanya luka yang sifatnya karena goresan benda tajam, luka bakar, bahkan luka yang sudah terjadi infeksi pun masih bisa terobati dengan pemberian kopi ini.
Kopi bukan saja sebagai minuman yang digunakan untuk mengusir rasa kantuk saat bekerja dimalam hari. Kopi sangat efektif membasmi bacteri Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) yang sering dijumpai pada luka bernanah sebagaimana hal ini pernah diungkapkan oleh Prof. DR. Hendro S Yuwono MD, Ph.D dalam seminarnya.
Eksperimennya dilakukan pada tikus dan marmot yang sengaja dilukai dengan cara dibakar. Hal ini sedikit menunjukkan bahwa tikus yang diobati dengan kopi sementara marmot diobati dengan obat medis untuk luka bakar. Ternyata tikus dapat sembuh dengan baik tanpa ada perbedaan sedikitpun dengan marmot. "Tidak timbul infeksi atau efek samping lainnya," papar Hendro yang mengaku tidak berniat untuk mematenkan hasil temuannya ini.
Bila dibandingkan dengan penggunaan betadine, kopi ini tergolong hampir sama dari segi manfaatnya sebagai antiseptic dan mempercepat pengeringan luka. Hal ini terbukti dari perbandingan antara Povidone iodine 5% (larutan yang biasa dipakai sebagai bahan antiseptik) dengan Kopi, pada uji resistensi. Dan hasilnya povidone iodine 5% dapat menghambat pertumbuhan dengan diameter 25mm, sedangkan kopi 24mm. Dapat disimpulkan bahwa sebenarnya relatif sama dilihat dari segi manfaat dan efeknya.
Sifat kopi yang hampir menyerupai efek betadine pada penyembuhan luka, membuat relatif lebih mungkin dipilih oleh masyarakat. Hanya saja pengetahuan tentang kopi ini belum tersosialisasi secara meluas ke semua komponen masyarakat khususnya Indonesia. Bila dibandingkan dengan harga betadine kopi tergolong obat yang sangat bisa dikatakan lebih murah.
Menurut pemaparan Hendro, sampai saat ini belum ada belum adanya efek samping yang terjadi pada penggunaan kopi sebagai terapi luka. Hanya saja, hasil yang dirasakan oleh penderita ketika kopi ditaburkan ke tempat luka, akan terasa perih, karena ada komposisi asam di dalam kopi yang menyebabkan demikian. Hal ini tidak menjadi kekhawatiran dalam pemberian kopi. Karena menurutnya, dalam keadaan perih sebenarnya zat-zat yang terkadung dalam kopi sedang terjadi proses reaksi yang menyebabkan kuman-kuman di sekitar luka menjadi mati.
Penggunaan kopi dalam penyembuhan luka sangatlah mudah, tinggal ditaburi pada bagian yang terkena luka dan biarkan mongering jangan sampai kebasahan. Kebasahan hanya membuat luka yang seharusnya cepat mongering menjadi sukar untuk mengering. Terlepas dari jenis kopi yang diteliti oleh beliau, semua jenis kopi yang ada bisa digunakan untuk penyembuhan luka.
Sekarang anda tinggal pilih, apakah betadine atau kopikah yang akan digunakan dalam penyembuhan luka yang terjadi. Semuanya memiliki peran yang hampir sama. Kesimpulannya, bila anda terkena luka kopi bisa menjadi alternatif yang baik dalam mengganti betadine.

Friday, August 19, 2011

Mulai lah Mengganti Pemikiran Anda Dari Hal Terkecil

"Size doesn’t matter"
Kita masih percaya itu? Bisa iya. Bisa juga tidak, sih. Yang jelas, dengan berpikir besar kita terdorong untuk menjadi pribadi besar dengan pencapaian yang besar. Kita sudah sejak lama memahami hal itu. Kali ini saya ingin mengajak Anda untuk melakukan sebuah eksperimen yang sebaliknya. Apakah itu? Berpikir kecil. Lho, kok berpikir kecil? Bukankah semua orang ingin menjadi besar dan sangat mendambakan ukuran yang besar-besar? Betul, tetapi faktanya kita sering sekali membutuhkan yang kecil-kecil. Bahkan ketika sedang berhadapan dengan suatu masalah, kita dinasihatkan, jangan membesar-besarkan hal yang kecil-kecil.
1 Kegandrungan kita terhadap teknologi nano adalah fakta tidak terbantahkan lainnya bahwa semakin hari, kebutuhan manusia semakin mengarah kepada "hal-hal yang kecil". Sebagian besar perangkat pendukung kehidupan kita dibuat menjadi semakin kecil, semakin compact, dan semakin percayalah kita bahwa semuanya semakin sesuai dengan kebutuhan kita yang sesungguhnya. Hal ini menunjukkan bahwa disadari atau tidak, sesungguhnya saat ini tengah terjadi "revolusi" dimana "yang kecil" mengambil alih peran dominan "yang besar". Dalam cara berpikirpun, sudah saatnya kita menyesuaikan diri dengan arus "revolusi" itu. Bagi Anda yang tertarik menemani saya bereksperimen dengan cara berpikir kecil.
memahami 5 sudut pandang Natural Intelligence berikut ini:
1. Membangkitkan Sikap Rendah Hati1Pernahkah Anda melihat seseorang patantang petenteng sekalian membangga-banggakan ‘kebesaran’ dirinya? Bagaimana kesan Anda terhadap orang itu? Kita bisa menilai orang dari cara berjalannya, cara berbicaranya, juga dari caranya memperlakukan orang lain. Sudah banyak bukti yang menunjukkan bahwa orang-orang yang mengira dirinya besar cenderung terjebak oleh ‘jubah kebesarannya’ sehingga mereka harus mengimbangi ‘kebesaran’ itu dengan semakin membesarkan egonya sendiri. Sebaliknya, orang-orang yang merasa dirinya masih kecil meskipun pencapaiannya sudah sangat besar tetap bisa bersikap rendah hati. Kepada siapa Anda menaruh rasa hormat paling tinggi; mereka yang mengira dirinya besar dan bersikap arogan; atau kepada orang-orang yang memiliki pencapaian tinggi namun tetap bersikap rendah hati? Meskipun Anda sudah berhasil memperoleh pencapaian tinggi, tetapi berpikirlah kecil; karena diatas gunung masih ada gunung. Dan dengan kesadaran itu, Anda memupuk sikap rendah hati.
2. Merangsang untuk bermain di "playing ground" yang lebih besar
2Mungkin Anda pernah bertemu dengan seseorang yang pencapaian hidupnya termasuk luar biasa. Namun dia berkata begini;”Saya ini belum ada apa-apanya, Mas….” Hanya karena berendam didalam bathtub, tidak berarti bahwa kita sudah menjadi orang yang besar. Mengapa? Bukan karena kitanya yang besar, tetapi bathtub-nya yang kecil. Berenanglah di kolam, maka tubuh Anda tidak lagi bisa menutupi semua permukaannya. Bersampanlah di sebuah danau, maka Anda akan tahu besarnya diri Anda itu masih terlalu kecil untuk luasnya danau. Dan berlayarlah di samudera, maka Anda akan lebih sadar bahwa diri kita ini tidak ada apa-apanya dihadapan jagat raya. Maka sekarang saya mengerti, mengapa orang-orang yang berhasil menjaga dirinya untuk tetap rendah hati tidak pernah berhenti untuk terus berprestasi. Semakin besar pencapaian mereka, semakin sadar betapa kecilnya mereka. Dan semakin terdoronglah mereka untuk bermain di ‘playing ground’ yang lebih besar. Jadi, jika Anda sering merasa diri sudah sangat besar, mungkin Anda perlu ikut mereka yang bermain di ‘playing ground’ yang lebih besar.
3. Segala hal besar dibangun dengan komponen-komponen kecil
3Sebesar apa rumah tinggal Anda? Tidak akan sebesar itu tanpa butiran-butiran pasir. Sebesar apa perusahaan Anda? Tidak akan bisa besar seperti sekarang jika tidak ada ‘orang-orang kecil’ yang mau bekerja untuk Anda. Seberapa besar gaji yang Anda terima? Tidak akan sebesar itu jika tanpa kontribusi orang-orang bergaji lebih kecil yang Anda pimpin. Faktanya, semua hal besar yang ada dalam kehidupan kita dibangun dengan komponen-komponen kecil. Semoga hal ini semakin memperkuat kesadaran kita bahwa kebesaran yang saat ini kita miliki adalah hasil dari kontribusi peran-peran kecil yang mungkin sering tidak kita sadari bahkan mungkin terabaikan. Dengan kesadaran ini, maka kita bisa menjadi pribadi yang tetap berpijak diatas bumi. Terutama ketika berhadapan dengan orang lain yang kita nilai ‘kecil’ dihadapan kita.
4. Membangun rasa percaya diri
4Salah satu masalah yang paling sering menghambat kesuksesan seseorang adalah rendahnya rasa percaya diri. Percayalah, sekecil apapun peran yang bisa kita mainkan pasti akan memberi dampak yang besar jika kita melakukannya dengan kesungguhan. Cobalah perhatikan orang-orang yang paling sukses di kantor Anda. Sebagian terbesar mereka adalah ‘mantan orang kecil’ seperti Anda beberapa belas atau puluhan tahun sebelumnya. Jadi, sungguh tidak relevan jika sekarang kita membanding-bandingkan diri dengan mereka. Berfokuslah dengan kemampuan diri Anda, mengoptimalkan penggunaannya, dan perbaikilah apa yang kurang didalamnya. Lama kelamaan, Anda akan memiliki kemampuan yang sama baiknya dengan mereka yang sudah menjadi besar. Bahkan, boleh jadi Anda bisa melampaui pencapaian mereka. Apakah Anda masih merasa minder dengan pencapaian kecil yang hari ini Anda dapatkan? Jika demikian, pupuklah rasa percaya diri Anda. Dan berfokuslah untuk mengaktualisasikan hal terbaik didalam diri Anda, dalam setiap karya yang Anda persembahkan.
5. Hal-hal kecil yang konsisten lebih berdampak daripada hal besar sekali tembak
5   
Dalam banyak hal, kita sering tergoda untuk melakukan sesuatu yang ‘besar’ namun angin-anginan. Ketika semangat kita sedang memuncak, kita begitu menggebu-gebunya melakukan sesuatu. Begitu kita bosan? Kita mencampakkannya begitu saja. Pergilah ke fitness center setahun sekali. Lalu berolah ragalah sampai seluruh tenaga Anda terkuras habis dan setiap tetes keringat Anda mengering. Alih-alih menjadi sehat, Anda malah beresiko terkena serangan jantung. Begitu pula dalam aspek kehidupan kita yang lainnya. Kita tidak akan mungkin menghasilkan sesuatu yang benar-benar berdampak dengan melakukan hal besar sekali tembak. Melakukan hal kecil secara konsisten, itulah yang bisa membangun kemampuan terbesar kita. Membaca buku bagus, misalnya. Jika langsung lahap semuanya, maka kepala Anda akan pusing. Tetapi jika dicerna perlahan-lahan; Anda akan mampu memahaminya dengan baik. Saat menjalani hidup, lebih baik melakukan hal-hal kecil secara konsisten daripada mengerjakan hal besar namun hanya sekali tembak.

Berpikir kecil bisa membantu kita untuk menuju kepada pencaian yang semakin tinggi. Pada saat yang sama, berpikir kecil juga menjaga diri kita untuk tetap berada dalam sikap bersahaja dan kerendahan hati. Sebab, dengan berpikir kecil; kita tetap bisa melihat peran orang-orang kecil. Dan semakin hari, kita semakin menyadari bahwa sebesar apapun kita, sungguh sangat kecil dihadapan Dia Yang Maha Besar.
Mereka yang memiliki pencapaian tinggi namun tetap rendah hati, jauh lebih indah perangainya dibandingkan mereka yang sudah merasa dirinya terlalu besar untuk mengakui peran orang-orang kecil terhadap kebesaran dirinya.
Mari Berbagi Semangat!
Satu hal yang membuat perbedaan besar dalam hidup Anda adalah menemukan pelajaran baru dari apa yang selama ini Anda pikir sudah Anda ketahui semua. Kesadaran bahwa tidak ada sesuatu yang final di dunia ini, bahwa ternyata Anda harus terus belajar karena tidak mungkin Anda bisa tahu semua, ini-lah yang akan membuka kesuksesan lebih besar lagi dalam hidup Anda.
~Ralph Lynn~

Monday, August 8, 2011

Haruskah Saya Bangkit?

Quote:
“Kenapa harus bangkit? Saya tidak jatuh.” Bangkit tidak selama bagi orang yang baru saja jatuh. Bagi orang yang yang baru saja jatuh, bangkit adalah sebuah keharusan. Lalu bagaimana jika seseorang yang tidak jatuh, apakah harus bangkit juga?
Quote:
Quote:

Pertama: banyak orang yang tidak sadar kalau dia sebenarnya sedang jatuh.
Kedua: bisa jadi seseorang itu tidak akan jatuh karena dia sudah berada di dasar.
Ketiga: siapa pun Anda, jika ingin mengubah hidup ke kehidupan yang lebih tinggi. Jika Anda salah satu dari ketiga orang ini, maka Anda harus bangkit. Setidaknya, saya termasuk kelompok yang ketiga. Bagaimana dengan Anda?
Mimpi Buruk? Anda Harus Bangkit!
Quote:
Salah satu ciri orang yang harus bangkit ialah orang yang sedang merasakan mimpi buruk dalam hidupnya. Jika kehidupan Anda serasa sebuah mimpi buruk, maka langkah satu-satunya ialah Anda harus bangun dari “tidur panjang” Anda. Anda harus bangkit.
Semua masalah Anda yang menghimpit tidak akan sirna begitu saja hanya dengan dikeluhkan. Tidak akan hilang hanya dengan dipikirkan saja. Yang harus Anda pikirkan ialah solusinya. Inilah langkah awal Anda untuk bangkit. Saat Anda sudah menemukan solusinya, langkah selanjutnya ialah bertindak.
Terlepas apakah solusi itu akan berhasil atau tidak, Anda harus tetap bertindak. Ambil langkah awal sesegera mungkin. Inilah satu-satunya cara untuk bangkit: bertindak. Bukan diam. Bukan menyerah. Bukan menunggu orang lain yang menggelar karpet merah untuk Anda. Bangkitlah! Ambillah tindakan
Mimpi Di Siang Bolong? Anda Harus Bangkit!
Quote:
Ciri kedua orang yang harus ialah mereka yang menginginkan sesuatu, tetapi keinginan itu hanya tersimpan di angan-angan. Anda ingin mobil, rumah idaman, atau ibadah haji, tetapi hanya di mulut dan di hati saja. Seolah, semua itu jauh dari Anda. Seolah itu semua hanya milik orang lain. Jika Anda memiliki pikiran seperti ini, artinya Anda harus bangkit. Jangan diam saja.
Mulailah dengan belajar atau bertanya. Sudah banyak orang yang kondisi tidak beruntung tetapi bisa mendapatkan rumah idaman, mobil, dan ibadah haji. Mungkin mereka beruntung, tetapi itu jangan sampai menghentikan Anda untuk berusaha. Jangan sampai Anda juga mengandalkan keberuntungan datang kepada Anda. Dari pada hidup hanya diisi dengan menunggu keberuntungan, akan lebih baik jika Anda bangkit menjemput keberuntungan.
Tidak Ada Perubahan? Bangkitlah!
Quote:
Dan yang ketiga, jika Anda sudah lama menjalani hidup tanpa perubahan berarti, artinya ada yang salah dalam hidup Anda. Artinya: Anda harus bangkit.
Mulailah dengan mengembangkan horizon Anda. Tinggalkan cara berpikir di dalam kotak. Berpikirlah sesuatu yang baru, yang akan membawa peningkatan pada hidup Anda. Kemudian, perubahan hanya akan terjadi jika Anda bergerak.
Jika salah satu kasus diatas terjadi pada diri Anda, maka satu kata ini penting bagi Anda: bangkit!
sumber