This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tuesday, December 20, 2011

Mengenal Tanggal Bersejarah di Indonesia yu..

kamu hapal semua hari-hari bersejarah yang diperingati di Indonesia? coba kapan diperingati sebagai Hari Pahlawan? Hari Sumpah Pemuda? atau Hari Kebangkitan Nasional? Nah berikut b0cah akan mencoba mengumpulkan hari-hari bersejarah yang biasa di rayakan tiap tahunnya.

clip_image002JANUARI

01,Tahun Baru Masehi

10, Hari Tritura

15, Hari Peristiwa Laut atau Samudra

25, Hari Gizi

FEBRUARI

09, Hari Ulangtahun Persatuan Wartawan Indonesia

13, Hari Farmasi

clip_image003MARET

01, Hari Kehakiman Indonesia

09, Hari Wanita Indonesia

11, Hari Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar)

18, Hari Asritektur Indonesia

24, Hari Bandung Lautan Api

clip_image005APRIL

06, Hari Nelayan Indonesia

09, hari Penerbangan Nasional

19, Hari Pertahanan Sipil (Hansip)

21, Hari Peringatan RA Kartini

24, Hari Angkutan Nasional

27, Hari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Indonesia

clip_image007MEI

01, Hari Pembebasan Irian Barat

02, Hari Pendidikan Nasional

17, Hari Buku Nasional

20, Hari Kebangkitan Nasional

clip_image009JUNI

01, Hari Lahirnya Pancasila

03, Hari Pasar Modal Indonesia

21, Hari Krida Pertanian

22, Hari Ulang Tahun Kota Jakarta

24, Hari Bidan Indonesia

29, Hari Keluarga Berencana Nasional

clip_image011JULI

01, Hari Bhayangkara

05,,Hari Bank Indonesia

12, Hari Koperasi Indonesia

22, Hari Kejaksaan

23, Hari Anak Nasional

clip_image012AGUSTUS

10, Hari Veteran Nasional

14, Hari Pramuka

17, Hari Proklamasi Kemerdekaan RI

18, Hari Konstitusi Republik Indonesia

19, Hari Departemen Luar Negeri

21, Hari Maritim Nasional

clip_image013SEPTEMBER

01, Hari Polisi Wanita

08, Hari Aksara Nasional

08, Hari Pamong Praja

11, Hari Radio Republik Indonesia (RRI)

17, Hari Perhubungan Nasional

17, Hari Palang Merah Indonesia

24, Hari Agraria Nasional (Hari Tani)

28, Hari Kereta Api

29, Hari Sarjana

30, Hari Berkabung Nasional (Pemberontakan G 30 S/PKI)

clip_image014OKTOBER

01, Hari Kesaktian Pancasila

05, Hari ulang tahun TNI

15, Hari Hak Asasi Binatang

16, Hari Parlemen Republik Indonesia

24, Hari Dokter Indonesia

27, Hari Penerbang Nasional

28, Hari Sumpah Pemuda

30, Hari Keuangan

clip_image016NOVEMBER

03, Hari Kerohanian

10, Hari Pahlawan

12, Hari Kesehatan Nasional

21, Hari Pohon

25, Hari Guru (PGRI)

DESEMBER

04, Hari Artileri

09, Hari Armada Republik Indonesia

12, Hari Transmigrasi

15, Hari Infanteri

19, Hari Trikora

20, Hari Sosial

22, Hari Ibu

CARDIAC TEMPONADE

Pada kondisi ini, pericardial fluid terakumulasi dibawah tekanan tinggi, menekan cardiac chamber dan mebatasi pengisian jantung. Akibatnya ventricular stroke dan cardiac output menurun, berpotensi menjadi hypotensive shock dan death.

clip_image001 ETIOLOGY

Beberapa etiologi acute pericarditis secara progressive dapat menjadi cardiac temponade, tapi penyebab paling sering adalah neoplastic, postviral dan uremic pericarditis. Acute hemorrhage dalam pericardium juga merupakan penyebab penting tamponade, yang dapat diakibatkan dari:

· Blunt or penetrating chest trauma

· Rupture of the left ventricular free wall following MI

· As a complication of the dissecting aortic aneurysm

clip_image001[1] PATHOPHYSIOLOGY AND HEMODINAMICS

Pembentukan effusion merupakan komponen respon terhadap inflamasi ketika proses inflammatory dan/atau infectious berpengaruh pada pericardium. Yang kemudian sama dengan kasus pericardial tumor implant. Lymphomas kadang menyebabkan effusion yang berhubungan dengan pembesaran mediastinal lymph nodes oleh obstructing pericardial lymph drainage. Pathophysiology effusion dalam situasi dengan tidak ada inflamasi sebelumnya (uremia) sangat sulit dimengerti.

Cardiac tamponade dikarakteristik oleh lanjutan dari effusion yang minimal menyebabkan detectable effect to full-blown circulatory collapse.secara klinis, kebanyakan point kritis terjadi ketika effusion mengurangi volume chamber sperti cardiac output mulai turun.akibat hemodimaik pada pericardial effusion adalah tingkat tekanan dalam pericardial sac dan kemampuan jantung untuk mengkompensasi peningkatan tekanan. Tekanan tergantung pada jumlah cairan dan pericardial pressure-volume relation. Secara normal pericardium menyediakan volume yang kecil. Akibatnya, akumulasi cairan yang cepat dalam jumlah relative kecil dapat sangat berpengaruh terhadap fungsi jantung. Large, slowly accumulating effusions sering ditolerasi dengan baik, karena perubahan yang kronis pada pericardial pressure-volume relation. Respon kompensasi untuk pericardial effusion yang signifikan, meliptui peningkatan adrenergic stimulation dan parasympathetic withdrawal, yang menyebabkan tachycardia dan meningkatkan kontraktilitas. Pasien yang tidak meningkat normal adrenergic response (yang menerima beta-adrenergic blocking drugs)lebih rentan terpengaruh pericardial effusion. Pada akhir stage tamponade, depressor reflex with paradoxical bradycardia may supervene.

clip_image003

clip_image005

clip_image001[2] CLINICAL FEATURE

Cardiac temponade harus dicurigai pada pasien dengan pericarditis, pericardial effusion atau chest trauma yang dapat berkembang menjadi sign dan symptoms systemic vascular congestion dan penurunan cardiac output.

Sebelumnya, pasien dengan pericardial effusion berhubungan dengan riwayat etiologi yang diperoleh. Kadang, large, asymptomatic chronic effusion dapat diketahui ketika chest radiograph diperoleh untuk alas an yang tidak berhubungan. Banyak pasien dengan effusion juga mempunyai pericardial pain. Pasien dengan tamponade dapat mengeluhkan true dyspnea, mekanisme yang tidak tentu karena tidak terjadi pulmonary congestion. Sulit untuk membedakan dari tachypnea akibat shock dan respiratory alkalosis. Gejala lain adalah pengurangan cardiac output. Pericardial pain dan/atau nonspecific sense of discomfort sering mendominasi clinical feature. Pasien tamponade selalu lebih nyaman pada posisi duduk.

Complete PE pada pasien pericardial effusion bertujuan untuk mengetahui etiologi spesifik. Pericardial effusion tanpa tamponade cardiovascular examinationnya normal kecuali jika effusionnya besar cardiac impulse mungkin sulit atau tidk mungkin terpalpasi dan suara jantung muffled. Tubular breath sound bisa terdengar di left axilla atau left base karena bronchial compression. Beck’s triad of hypotension, muffled heart sound, elevated jugular venous pressure dapat digunakan sebagai klu adanya severe tamponade.

Pasien tamponade sering selalu uncomfortable dengan tanda bermacam-macam tingkat pengurangan cardiac output dan shock, meliputi:

· Tachypnea

· Diaphoresis

· Cool extremities

· Peripheral cyanosis

· Depressed sensorium

· Yawning (jarang)

Biasanya terdapat hypotension meskipun mekanisme kompensasi mempertahankan tekanan darah. Paradoxical pulse adalah biasa tapi harus diwaspadai ketika tidak ada. Paradoxical pulse dapat diidentifikasi oleh cuff sphygmomanometry, tidak ada perbedaan antara tekanan pada korotkoff sound pertama dan yang terdengar pada setiap heart beat. Pada severe tamponade, inpiratory menurun pada arterial pressure yang terpalpasi, dan jelas pada arteri yang jauh dari jantung. Jugular venous pressure meningkat kecuali padalow-pressure tamponade dan y descent tidak ada. Penurunan normal venous pressure masih tetap ada. Pemeriksaan jantung secara biasa, tapi tidak selalu, menyatakan pengurangan atau tidak ada cardiac impulse dan tentu friction rub juga ada. Tamponade dapat membingungkan dengan apapun yang menyebabkan hypotension, shock dan elevated jugular venous pressure meliputi myocardial failure, right heart failure disebabkan oleh pulmonary embolus atau penyebab lain pulmonary hypertension dan RV MI.

Key physical finding, meliputi:

· Jugular venous distention

· Systemic hypotention

· A “small, quiet heart” on PE, a result of the insulating effects of the effusion.

Tanda lain meliputi sinus tachycardia dan pulsus paradoxus. Dyspnea dan tachypnea refleksi dari pulmonary congestion dan penurunan O2 delivery ke jaringan perifer.

Jika temponade berkembang secara tiba-tiba, gejalanya: profound hypertension, meliputi confusion dan agitation. Jika effusion berkembang secara lambat, lebih dari berminggu-minggu, fatigue (disebabkan oleh penurunan cardiac output) dan peripheral edema (owing to right-sided heart failure) dapat menjadi keluhan.

Pulsus paradoxus merupakan tanda fisik yang penting pada cardiac temponade yang dapat dikenali dengan menggunakan blood pressure cuff, yang menunjukan penurunan systolic blood pressure (> 10 mmHg) selama normal inspiration.

Normalnya, peregangan thorax selama inspiration menyebabkan intrathoracic pressure menjadi lebih negative dengan expiratory phase. Hal ini memfasilitasi systemic venous return ke dada dan memperbesar pengisian RV. Peningkatan sementara RV size, mengangkat interventricular septum ke kiri yang dapat mengurangi LV filling. Akibatnya pada orang normal stroke volume dan systolic blood flow sedikit menurun ketika inspirasi.

Pada cardiac temponade, kondisi ini berlebihan, sehingga menyebabkan ventricle share berkurang dan fixed volume sebagai akibat external compression oleh regangan pericardial fluid.

Inspiratory

↓

Meningkatkan RV volume dan menonjolkan interventricular septum ke kiri

↓

Limitasi filling LV

Temponade lebih mungkin mengurangi LV stroke volume (and therefore systolic blood pressure) mengikuti inspirasi.

Pulsus paradoxus mengkin juga dimanifestasikan oleh kondisi lain pada inspirasi yang berlebihan, meliputi severe asthma dan chronic obstructive airway disease.

clip_image007

clip_image001[3] DIAGNOSTIC STUDIES

· Chest Radiograph

Cardiac silhouette masih normal ketika pericardial effusions dalam ukuran moderate. Dengan moderate dan large effusions, anteroposterior cardiac silhouette rounded, flask like appearance. Lateral view menunjukan pericardial fat pad sign, linear lucency antara dinding dada dengan permukaan anterior jantung yang dipisahkan oleh parietal pericardial fat dari epicardium. Paru secara khas menunjukan oligemic.

clip_image009

· Electrocardiogram

Abnormalitas yang khas pada pericardial effusion dan tamponade adalah pengurangan voltage dan electrical alternants. Pengurangan voltage tidak spesifik dan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi meliputi emphysema, infiltrative myocardial disease, dan pneumothorax. Electrical alternants spesifik tapi relative insensitive untuk large effusions. Hal ini disebabkan oleh anterior-posterior swinging pada jantung dengan setiap heartbeat.

clip_image011

· Echocardiography untuk mengevaluasi pericardial effusion menuju cardiac temponade. Indicator yang penting adalah tekanan tinggi pericardial fluid yang menekan RV dan RA selama diastole. Dapat membedakan antara cardiac temponade dan yang lainnya yang menyebabkan low cardiac output, seperti conctractile dysfunction. Pericardial effusions terlihat sebagai lucent pemisah antara parietal dan visceral pericardium. Deangan true effusion, separation is present for the entire cardiac cycle. Small effusions merupakan bukti pertama diatas posterobasal left ventricle. Sebagai peningkatan cairan yang menyebar secara anterior, secara lateal dan kebelakang LA, dimana perbatasan dibatasi oleh visceral pericardial reflections. Akhirnya pemisahan menjadi circumferential. Tamponade tidak terjadi tanpa circumferential effusion dan diagnose harus dilihat dengan kesangsian jika tidak ada kasus. Meskipun effusion bisa regional dan/atau terlokalisasi, untuk membedakannya, CT dan MRI lebih tepat dari pada echo. Meskipum frondlike atau shaggy-appearing structure dalam pericardial space terdeteksi oleh echo yang mengesankan clots dan/atau chronic inflammatory atau neoplastic pericardial processes.

clip_image013

· Cardiac catheterasi

· Pericardiocentesis

clip_image001[5] TREATMENT

  • Pericardiocentesis, yang merupakan suatu proses terapi, drainase, dan analisis dari pericardial fluid. Dilakukan dimana akumulasi pericardial fluid > 50 ml. Pericardiocentesis memiliki 2 metode :

1. Closed Pericardiocentesis

Dilakukan pada keadaan mild and moderate pericardial effusion dan cardiac tamponade.

Pada metode ini, pasien diposisikan head up 45° untuk promote pooling effusion. Lalu jarum ditusukan ke dalam pericardial space, tepat di bawah prosesus xyphoideus untuk menghindari trauma pada arteri coronary.

2. Open Pericardiocentesis

Dilakukan pada keadaan severe pericardial effusion dan cardiac tamponade.

Metode ini dilakukan melalui proses surgical, dengan membuka langsung pericardium dan pengambilan secara langsung pericardial fluid. Dengan metode ini pula dilakukan pengambilan pericardial tissue dan membuat pericardial window.

  • Setelah dilakukan pericardiocentesis, maka pericardial pressure kembali menjadi normal ( ± 0 mmHg ).
  • Setelah pericardial fluid diambil, nantinya cairan tersebut diwarnai dan dikultur untuk mengetahui apakah ada bakteri, jamur, ataupun mycobacterium Tb sebagai penyebab pericarditisnya, dan juga dilakukan pemeriksaan cytologic untuk mengevaluasi adanya keganasan.

clip_image027

clip_image029

Monday, December 19, 2011

Venography

Apa Venogram itu?

Venogram adalah sebuah tes x-ray yang melibatkan penyuntikan x-ray bahan kontras (dye) kedalam suatu vena untuk menunjukkan bagaimana darah mengalir melalui pembuluh darah Anda. Hal ini memungkinkan dokter untuk mengetahui kondisi pembuluh darah Anda.

X-ray (radiograf) adalah tes medis invasif yang membantu dokter mendiagnosa dan mengobati kondisi medis. Pencitraan dengan sinar-x melibatkan mengekspos bagian tubuh dengan dosis kecil radiasi pengion untuk menghasilkan gambar bagian dalam tubuh. Sinar-X adalah bentuk tertua dan paling sering digunakan pencitraan medis.

clip_image002

INDIKASI

Venography dilakukan untuk:

· Cari pembekuan darah di pembuluh darah dalam kaki, lengan, atau panggul (deep vein thrombosis, atau DVT).

· Menemukan vena sehat untuk digunakan dalam operasi graft bypass arteri koroner (CABG)

· Untuk penempatan yang tepat dalam pembuluh darah untuk perangkat medis seperti filter atau stent .

· Untuk meletakkan tabung fleksibel tipis (kateter) pada ginjal (ginjal) vena untuk mengumpulkan sampel darah.

· Periksa kondisi katup dalam vena-vena kaki Anda ketika operasi untuk varises sedang dipertimbangkan.

· Panduan penempatan khusus (IV) intravena line yang digunakan untuk jangka panjang obat-obatan atau pengobatan cairan.

Interpretasi

Venogram A adalah X-ray tes yang mengambil gambar dari aliran darah melalui pembuluh darah di daerah tertentu dari tubuh.

Lengan, kaki, atau Venogram panggul

Normal:

Pewarna bergerak cepat dan merata melalui semua pembuluh darah dalam lengan, kaki, atau panggul. Tidak ada pembuluh darah membesar atau bekuan darah ini. Katup dalam pembuluh darah terlihat normal dan bekerja dengan baik.

Abnormal:

Venogram menunjukkan aliran darah yang tersumbat untuk satu atau lebih pembuluh darah dalam lengan, kaki, atau panggul. Bekuan darah mungkin memblokir aliran darah. Munculnya bekuan darah dapat membantu mengetahui apakah itu sudah tua atau baru.

Pembuluh darah di lengan, kaki, atau panggul yang membesar ( varises ).Hal ini dapat disebabkan oleh aliran darah tersumbat atau kerusakan pada katup.

Ginjal Venogram

Normal:

Pewarna bergerak cepat dan merata melalui seluruh pembuluh darah ginjal (vena renalis). Tidak ada pembuluh darah membesar atau bekuan darah ini.

Abnormal:

Sebuah diblokir vena dari ginjal, tumor, atau vena ginjal yang rusak hadir.

Prosedur

Venogram umumnya digunakan untuk:

· menemukan pembekuan darah di pembuluh darah

· menilai varises sebelum operasi

· menemukan vena dalam kondisi baik untuk digunakan untuk prosedur bypass

· membantu dokter tempat infus atau perangkat medis, seperti stent , di pembuluh darah

· panduan pengobatan pembuluh darah sakit.

Prepare

  • Pasien diminta untuk tidak makan atau minum apa pun selama beberapa jam sebelum prosedur
  • Hanya diperbolehkan untuk minum cairan bening pada hari prosedur
  • Memberitahukan setiap obat yang anda konsumsi dan jika memiliki alergi, terutama untuk barium atau iodinasi bahan kontras .Juga menginformasikan dokter, tentang penyakit baru atau kondisi medis lainnya.
  • Wanita harus selalu memberitahu dokter dan ahli x-ray ketika hamil.

Atau

Jangan makan selama 4 jam sebelum Venogram sebuah.Anda mungkin hanya minum cairan bening selama 4 jam sebelum tes.

Sebelum Venogram, katakan kepada dokter Anda jika Anda:

Peralatan yang digunakan

Peralatan yang biasanya digunakan untuk pemeriksaan ini terdiri dari sebuah tabel radiografi, sebuah tabung sinar-x dan monitor televisi-seperti yang terletak di ruang pemeriksaan atau di suatu ruangan dekat sana. Ketika digunakan untuk melihat gambar secara real time (disebut fluoroskopi), yang intensifier gambar (yang mengubah sinar-x menjadi sebuah gambar video) yang menggantung di atas meja, di mana pasien berbaring. Ketika digunakan untuk mengambil gambar diam, gambar yang ditangkap baik secara elektronik atau pada film.

Peralatan lain yang dapat digunakan selama prosedur termasuk jalur intravena (IV) dan peralatan yang memantau detak jantung dan tekanan darah.

Cara kerja prosedur

Sinar-X adalah bentuk radiasi seperti cahaya atau gelombang radio. Sinar-X melewati objek yang paling, termasuk tubuh. Setelah itu hati-hati ditujukan pada bagian tubuh yang diperiksa, mesin x-ray menghasilkan ledakan kecil radiasi yang melewati tubuh, merekam gambar pada film fotografi atau piring gambar rekaman khusus digital.

Bagian tubuh yang berbeda menyerap sinar-x dalam berbagai derajat. Tulang padat menyerap banyak radiasi sementara jaringan lunak, seperti otot, lemak dan organ, memungkinkan lebih dari x-ray untuk melewati mereka. Akibatnya, tulang tampak putih pada x-ray, jaringan lunak muncul dalam nuansa abu-abu dan hitam muncul udara.

Vena tidak dapat terlihat pada x-ray, sehingga pewarna khusus (material kontras disebut) disuntikkan ke dalam pembuluh darah untuk membuat mereka terlihat pada x-ray.

Apa resikonya?

  • Ada resiko yang sangat sedikit reaksi alergi jika bahan kontras disuntikkan.
  • Dalam kasus yang jarang, Venogram dapat menyebabkan deep vein thrombosis .
  • Setiap prosedur yang melibatkan penempatan kateter di dalam pembuluh darah membawa risiko tertentu. Resiko-resiko ini termasuk kerusakan pada pembuluh darah, memar atau pendarahan di situs tusukan, dan infeksi.
  • Selalu ada kesempatan sedikit kanker dari paparan radiasi yang berlebihan. Namun, manfaat diagnosis yang akurat jauh melampaui risiko.
  • Dosis radiasi efektif untuk prosedur ini bervariasi.
  • Karena anak-anak lebih sensitif terhadap paparan radiasi daripada orang dewasa, peralatan dan prosedur akan dipantau dalam rangka untuk memberikan dosis serendah mungkin untuk pasien muda.

DIGITAL RECTAL EXAM

clip_image002

Tujuan

Untuk mengetahui

1. Rectal tumor atau penyakit kanker lainnya

2. Prostatic disorder dengan adanya gambaran tumor atau hyperplasia benign prostatic

3. Diagnosis apendisitis atau abdominal disorder

4. Estimasi tonicity awal sphincter (fecal motility atau sifatnya neurologic)

5. Pada wanita untuk mengecek kelainan genitalia

6. Check fecal hardness

7. Prior colonoscopy atau protoscopy

8. Hemoroid

9. Untuk mengetahui adanya imperforating anal

Obat cardiovascular

Obat-obat untuk penyakit cardiovascular, khususnya obat untuk gagal jantung (heart failure) memiliki tujuan untuk,

1. Menghilangkan gejala bendungan sirkulasi yaitu dengan meningkatkan kontraktilitas miokard dengan digitalis atau zat-zat inotrofik lain

2. Mengurangi preload dan resistensi perifer (afterload) dengan diuretic dan vasodilator

3. Memperbaiki frekuensi dan irama denyut jantung dengan anti-aritmia

DIGITALIS

Merupakan tanaman obat yang mengandung glikosida jantung yang sudah dikenal sejak jaman Mesir kuno. Dalam dunia kedokteran modern, kegunaan digitalis ini telah dikukuhkan sebagai obat oleh William Withering (1875).

Digitalis yang sering digunakan berasal dari daun Digitalis purpurea. Digitalis merupakan glikosida alami yang terdiri atas steroid, cincin lacton, dan beberapa molekul heksosa. Rumus bangun dari prototip glikosida jantung, glikoksin. Gabungan steroid dengan cincin lakton dinamai aglikon (genin) yang merupakan gugus aktif, sedangkan 1-4 gugus gula yang terikat pada aglikon menentukan kelarutan glikosida tersebut dalam air dan lemak.

clip_image005

Farmakodinamik

1. Sifatnya adalah inotrofik positif yang mampu meningkatkan kekuatan kontraksi miokardium

2. Menyebabkan perlambatan denyut ventrikel pada fibrilasi dan flutter atrium, dan pada dosis toksis menimbulkan disritmia

3. Efek secara tidak langsung pada pembuluh darah dapat menyebabkan aktivitas mekanik dan listrik jantung serta resistensi dan daya tamping pembuluh darah

4. Secara tidak langsung mengubah aktivitas otonom dan keseimbangan hormonal yang dapat mempengaruhi cardiovascular

clip_image007

EFEK LANGSUNG

1. Kontraktilitas miokardium

a. Meningkatkan kontraksi otot jantung sesuai dengan besarnya dosis (dose dependent positive inotropik effect)

b. Meningkatkan kekuatan tegangan otot

c. Meningkatkan kecepatan timbulnya tegangan dan memperpendek waktu yang diperlukan untuk mencapai puncak tegangan

d. Meningkatkan tegangan isometric yang tergantung pada kondisi awal otot jantung

e. Mekanisme kerja

Efeknya didasarkan pada dua hal yaitu,

1) Penghambatan enzim Na-K ATPase yang terikat di membrane sel miokardium dan berperan dalam mekanisme pompa Na

Penghambatan aktivitas enzim ini menyebabkan terhambatnya pertukaran K ekstrasel dan Na intrasel dan menurunnya kadar K intrasel. Peningkatan Na intrasel ini yang menyebabkan inotropik positif, pertukaran Ca intrasel dan Na Ekstrasel terhambat sehingga Ca intrasel akan meningkat.

2) Peningkatan arus masuk lambat pada potensial aksi yang merupakan arus masuk Ca2+ ke intrasel

clip_image009

EFEK TIDAK LANGSUNG

1. Aktivitas listrik

a. Mempengaruhi aktivitas saraf otonom dan sensitivitas jantung terhadap neurotransmitter saraf. Penurunan frekuensi sinus oleh digitalis (efek kronotrofik negative) karena penurunan efek vagal dan penurunan tonus simpatis secara reflex.

b. Pada dosis rendah efek parasimpatomimetik lebih menonjol

c. Pada dosis toksis meningkatkan simpatik outflow

EFEK TERHADAP BERBAGAI GANGGUAN IRAMA JANTUNG

1. Kerja digitalis pada fibrilasi atrium

a. Masa refrakter efektif nodus AV diperpanjang oleh digitalis, karena meningkatkan tonus vagus dan juga oleh efek anti-adrenergik. Efek dari hal ini dapat menurunnya kecepatan ventrikel yang seringkali disertai dengan perbaikan fungsi ventrikel.

b. Menurunkan denyut ventrikel melalui kerja tak langsung yang diperantarai oleh asetillkolin dengan memperpendek masa potensial aksi dan masa refrakter efektif serabut atrium

2. Kerja digitalis pada atrial flutter

a. Efek digitalis ini dengan kombinasi penggunaan atropine sebelumnya dapat memperlambat frekuensi gelepar dan mengembalikan denyut ke irama sinus normal

b. Bila n. vagus dihambat, digitalis akan meningkatkan masa refrakter diperpanjang, bila tak dihambat masa refrakter efektif diperpendek

FARMAKOKINETIK

1. Absorbs

Penyerapan digoksin per oral agak bervariasi dan sangat ditentukan oleh jenis sediaan yang digunakan, adanya makanan serta waktu pengosongan lambung. Absorbs paling baik pada sediaan dengan zat hidroalkoholik sebagai vehiculum

a. Penyerapan digoksin dihambat oleh adanya makanan dalam saluran cerna, melambatnya pengosongan lambung dan adanya sindrom malabsobsi

b. Digoksin diubah dalam jumlah banyak menjadi 2-hidroksidigoksin oleh mikroorganisme usus

c. Waktu paruh obat dalam tubuh adalah 1 sampai 2 hari

d. Penyerapan digitoksin lebih sempurna (90-100 %) daripada digoksin karena lebih larut dalam lemak

2. Distribusi

a. Distribusi glikosida berlangsung lambat, karena distribusinya luas

b. 25% digoksin terikat pada protein plasma, sedangkan digitoksin lebih dari 95%

c. Didistribusikan ke hampir semua jaringan, termasuk eritrosit, otot skelet, dan jantung

d. Keadaan seimbang kadar dalam jaringan jantung 15-30 kali lebih tinggi daripada kadar dalam plasma, sementra kadar dalam otot skelet setengah kadar dalam jantung.

e. Waktu untuk mencapai kadar puncak pada jantung dan plasma biasanya kurang dari waktu yang diperlukan untuk efek maksimal karena efek maksimal baru timbul 1 jam atau lebih setelah dicapai kadar maksimal di jantung

3. Eliminasi

a. Digoksin dieliminasi utama melalui ginjal

b. Pada sebagian kecil populasi penderita, dibentuk metabolit inaktif yatu dihidrodigoksin

c. Waktu eliminasi digoksin rata-rata adalah 1,6 hari, dan sangat ditentukan fungsi ginjal

EFEK SAMPING

Efek toksis digitalis terhadap aktivitas mekanik dapat diabaikan, tetapi efek toksis terhadap irama jantung dapat berbahaya.

1. Kadar toksis dapat menyebabkan perlambatan konduksi AV, sampai blok AV total

2. Merusak konduksi atrium dan memperpanjang gelombang P

3. Gejala saluran cerna

Anoreksia, nausea dan muntah

4. Gejala neurologic

Sakit kepala, letih, lesu dan pusing

5. Penglihatan

Menyebabkan kabur, chromatopsia (penglihatan warna dapat terganggu biasanya pada wakna kuning dan hijau)

SEDIAAN DAN POSOLOGI

clip_image011